Mudahkan Milenial Pilih Produk Investasi ESG, DBS dan BNP Paribas Resmikan Produk RD Terbaru

Rudy Tandjung selaku Direktur Consumer Banking Group Bank DBS Indonesia (kiri) dan Priyo Santoso selaku Presiden Direktur
BNP Paribas AM (kanan) meresmikan peluncuran Reksa Dana BNP Paribas Indonesia ESG Equity di Jakarta, Rabu (2/8). (Foto: Ist)

Jakarta – Bank DBS Indonesia bekerja sama dengan PT BNP Paribas Asset Management (BNP Paribas AM) meresmikan perilisan produk Reksa Dana BNP Paribas Indonesia ESG Equity sebagai solusi terkini bagi nasabah segmen priority dan private banking yang ingin berinvestasi sekaligus menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Hal ini sekaligus adalah wujud nyata komitmen Bank DBS Indonesia untuk mendukung terwujudnya ekosistem yang berkelanjutan untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi generasi masa depan.

BNP Paribas Indonesia ESG Equity merupakan investasi reksa dana saham yang mengintegrasikan pengukuran aspek ESG dalam pemilihan investasinya untuk mendukung praktik bisnis yang berkelanjutan. Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Rudy Tandjung selaku Direktur Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia dan Priyo Santoso selaku Presiden Direktur PT
BNP Paribas AM di Jakarta, Rabu, 2 Agustus 2023.

“Kerja sama kita ini tetap harus memiliki elemen cuan. Maka, kenapa DBS Indonesia berpartner dengan BNP Paribas, tagline-nya BNP Paribas kan ‘The Asset Manager for Changing World’, nah ini yang hampir sama dengan tagline-nya kita juga yakni ‘Live More, Bank Less’, yang kita kaitkan dimana kita sama-sama memiliki responsibility untuk membuat dunia ini lebih hijau dalam konteks ESG tersebut,” ujar Rudy.

Lebih lanjut, Rudy memaparkan jika Bank DBS sendiri sebelumnya telah memiliki lima produk keuangan atau investasi yang terkait ESG. Begitu pula BNP Paribas yang juga sudah mempunyai sejumlah produk investasi terkait ESG. Dengan bertambahnya produk Reksa Dana BNP Paribas Indonesia ESG Equity ini, maka nasabah jadi memiliki lebih banyak pilihan dalam memutuskan produk investasi ESG apa yang bakal dipakai.

“Kenapa keberagaman pilihan produk ini jadi penting, karena segmen yang early adapter terhadap isu ESG ini adalah teman-teman milenial. Yang kalau kita lihat data di KSEI atau bursa, itu adalah penyumbang terbesar untuk retail investor. High double digit growth-nya itu sebagian besar dari generasi milenial. Nah, ini yang saya rasa bakal cocok dari sisi kita supliers maupun dari sisi demand yang mostly berasal dari generasi milenial,” terangnya.

Sementara itu, Presdir BNP Paribas AM, Priyo Santoso, mengatakan bahwa penerapan atau penggunaan produk ESG bukan hanya sekedar kegiatan filantropis atau CSR. Baginya, ESG bukan hanya soal kelestarian lingkungan hidup, tetapi lebih dari itu, praktik ESG bisa menjadi parameter perusahaan untuk mencapai sustanability development goals yang sudah dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan pemerintah Indonesia.

“Karena itu, penting sekali untuk kita semua sebagai investor untuk memahami bahwa investasi ESG yang kita lakukan harus dapat dipertanggung jawabkan, dan benar-benar diinvestasikan ke emiten yang mempunyai praktik ESG yang baik, dituangkan dalam pengukuran yang jelas dan transparan. Hal inilah yang kami tawarkan melalui produk Reksa Dana BNP Paribas Indonesia ESG Equity,” jelas Priyo.

Reksa Dana BNP Paribas Indonesia ESG Equity yang sudah bisa digunakan sejak Maret 2023 ini sendiri telah mengumpulkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp6 triliun hingga Juni 2023, atau mengalami pertumbuhan 3,6% sejak diluncurkan pertama kali pada Maret 2023. “Pertumbuhan ini juga tercatat lebih baik ketimbang tolok ukur dari Indeks ESG Leaders,” tambah Direktur PT BNP Paribas Asset Management, Maya Kamdani.

Maya pun berharap AUM dari Reksa Dana BNP Paribas Indonesia ESG Equity dapat tumbuh sampai Rp100 miliar hingga akhir tahun 2023.

 

Penulis: Steven Widjaja

 

 

 

Recommended For You

About the Author: Ari Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *