Purbaya Optimis IHSG Bisa Tembus 28.000, Didorong Pertumbuhan Ekonomi yang Solid

Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa saat acara peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana serta Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026, di Main Hall Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (27/4). (Foto: Tangkapan layar)

Highlights:

  • Menkeu Purbaya optimistis IHSG dapat menembus level 28.000 dalam jangka panjang.
  • Optimisme didorong oleh pertumbuhan ekonomi dan reformasi struktural.
  • Pemerintah menargetkan ekonomi bisa tumbuh hingga 8 persen.

Jakarta – Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimismenya atas pergerakan nilai indeks harga saham gabungan (IHSG) ke depan. Purbaya menyatakan bahwa level IHSG akan membaik seiring dengan menguatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Biasanya pergerakan bursa atau saham tergantung pada pergerakan fundamental ekonominya. Kalau ekonominya bagus terus, walaupun sekarang banyak berita negatif, tapi saya tahu apa yang kita jalankan tidak main-main,” ujar Purbaya dalam acara peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana serta Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026, di Main Hall Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin, 27 April 2026.

Ia menyatakan, pemerintah Indonesia terus melakukan reformasi struktural. Ini salah satunya bisa dilihat dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tumbuh 20 persen dalam tiga bulan pertama di tahun 2026. Ia optimistis nilai PNBP ini akan tumbuh lebih besar lagi di kuartal-kuartal berikutnya.

Begitu pula dengan Bea Cukai yang ia katakan, terus direformasi. Ini semua turut ditopang oleh program hilirisasi yang saat ini berada langsung di bawah kewenangan Kemenko Perekonomian.

“Jadi, seharusnya dengan keadaan yang sama tanpa reformasi industri yang berlebihan, kita bisa tumbuh 6 persen dengan hanya menyedot kapasitas kita di beberapa sektor saja,” sebut Purbaya.

Purbaya lalu menyatakan, jika bukan hal yang tak mungkin untuk ekonomi Indonesia tumbuh 8 persen ke depan di tengah upaya Indonesia untuk mengubah struktur ekonomi secara bertahap.

“Bagi saya sudah hampir kelihatan (pertumbuhan 8 persen). Nanti 2 tahun, 3 tahun lagi Anda baru sadar angka 8 persen itu ada di depan mata. Artinya, prospek pasar saham kita juga akan naik dengan signifikan,” paparnya.

Ia lalu memberikan contoh bagaimana IHSG terus bergerak meningkat dari tahun ke tahun di tengah berbagai dinamika politik dan ekonomi yang ada. Ia katakan, ekspansi IHSG bakal berjalan terus sampai 2029, 2030, bahkan 2045, mencapai rata-rata 4 sampai 5 kali lipat dalam setiap momennya.

“Bisa jadi IHSG sentuh 28.000 paling sial. Coba lihat dari tahun 2002. IHSG berapa? 200? 2009 berapa? 2.500. Tumbuh 10 kali kan! Itu bukan hal yang tak mungkin jika kita menjalankan pertumbuhan ekonomi yang baik, dan itu pasti akan terjadi,” tekannya.

Penulis: Steven Widjaja

Recommended For You

About the Author: Ari Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *